"Cassini" Masuk Area Baru di Cincin Saturnus, Google Doodle Merayakannya
"Cassini" Masuk Area Baru di Cincin Saturnus, Google Doodle Merayakannya

"Cassini" Masuk Area Baru di Cincin Saturnus, Google Doodle Merayakannya

Sering dilihat:

Google Doodle Merayakan

Pesawat luar angkasa milik NASA "Cassini" akan memasuki ruang baru yang belum terjamah di area cincin Saturnus. Untuk merayakannya, Google menyematkan doodle khusus pada laman pencari.

Google Doodle mempersonifikasi Cassini yang berhasil memotret lingkungan dalam cincin Saturnus. Cassini kemudian memancarkan ekspresi bahagianya.

Google Doodle Merayakan


Pesawat ini sudah hampir dua dekade diluncurkan ke luar angkasa yakni sejak 15 Oktober 1997. Satelit Huygens yang merupakan bagian dari Cassini kemudian berpisah dari pengorbitnya pada 25 Desember 2004 dan mendarat di satelit Saturnus bernama Titan pada 14 Januari 2005. Sejak saat itu, Cassini aktif mengirim informasi tentang Titan kepada ilmuwan untuk dipelajari.

Pada 22 April 2017, Cassini berhasil memanfaatkan dorongan gravitasi Titan untuk membuat rute eksplorasi baru di Saturnus. Upaya ini memberikan ilmuwan citra pertama lautan Titan, pola cuaca, dan bukit pasir yang bergelombang.

Para ilmuwan bahkan menamai perairan-perairan dan dataran kecil di Titan sebagai "pulau ajaib", sebagaimana dihimpun KompasTekno dan situs resmi NASA.

Dii area baru Saturnus yang belum pernah terjamah, untuk hari ini saja, telah dilakukan upaya percobaan sebanyak 22 kali. Ini merupakan momen yang bersejarah untuk ilmu pengetahuan tentang luar angkasa.

Cassini dijadwalkan melakukan kontak ke bumi sekitar pukul 03.05 dinihari waktu AS atau sekitar 15.00 WIB pada 27 April besok. Gambar-gambar dan data baru soal Saturnus diharapkan bisa dilihat oleh masyarakat luas.

Setelah ini, tugas Cassini selesai. Pesawat yang dirancang khusus untuk memasuki orbit Saturnus dan mempelajari satelit alaminya itu akan tutup usia.

NASA bakal menghancurkan wahananya itu dengan cara dijatuhkan ke atmosfer Saturnus agar mikroba dari bumi yang terbawa pesawat itu tidak mencemari satelit-satelit Saturnus. Di masa depan, NASA berencana meluncurkan wahana baru untuk mempelajari lebih dalam soal Saturnus.
Loading...
Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar