ABI - Awam Bicara

Tentang Praperadilan Menurut KUHAP dan RUU KUHAP

November 19, 2017 0
Praperadilan merupakan salah satu jelmaan dari Habeas Corpus sebagai prototype, yaitu sebagai wadah atau jalan dalam mengadukan atas adanya pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) didalam suatu proses pemeriksaan perkara pidana.(pendapat Andi Hamzah).
 
Undang-undang Nomor. 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP),
mengatur tentang Praperadilan, khususnya Pasal 1 angka 10, Pasal 77 s/d Pasal 83, Pasal 95 ayat (2) dan ayat (5), Pasal 97 ayat (3), dan Pasal 124. 
Tentang Praperadilan Menurut KUHAP dan RUU KUHAP
Objek praperadilan menurut Pasal 77 KUHAP yakni:

Pengadilan Negeri berwenang untuk memeriksa dan memutus, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam undang-undang ini tentang:
a. Sah atau tidaknya penangkapan, penahanan, penghentian penyidikan atau penghentian penuntutan;
b. Ganti kerugian dan atau rehabilitasi bagi seorang yang perkara pidananya dihentikan pada tingkat penyidikan atau penuntutan.

Dalam praktiknya, Praperadilan yang awalnya diproyeksikan sebagai sarana pengawasan untuk menguji keabsahan suatu upaya paksa (dwangmiddelen),
dalam kurun waktu lebih dari tiga puluh tahun (sejak berlakunya KUHAP pada 1981), tentang penangkapan dan penahanan terhadap tersangka, kini dinilai hanya bersifat pengawasan administratif belaka.

Karena sah atau tidaknya penangkapan dan penahanan hanya cukup dibuktikan dengan memperlihatkan ada atau tidaknya surat penangkapan/ penahanan secara formal saja oleh penegak hukum.
Sedangkan Penangguhan Penahanan yang merupakan Hak dari Tersangka/ Terdakwa, sering kali diabaikan oleh aparat penegak hukum, yang hanya mengedepankan syarat subjektif penahanan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (1) KUHAP, yaitu adanya “Kekhawatiran” dari Penegak Hukum bahwa tersangka/ terdakwa akan melarikan diri, merusak/ menghilangkan barang bukti dan/ atau mengulangi perbuatan."

Akibatnya kekuasaan melakukan penahanan seringkali disalahgunakan oleh oknum penegak hukum (abuse of power). 

Kondisi ini melahirkan wacana dan usulan agar peran dan fungsi Praperadilan diganti dengan Hakim Komisaris, yang sesuai dengan draf RUU KUHAP yang baru, yang saat ini sedang dibahas di DPR, agar diberikan kewenangan yang jauh lebih luas dari pada Praperadilan.

Hakim Komisaris sebenarnya bukanlah konsep baru dalam dunia penegakan hukum di Indonesia, sebelumnya Hakim Komisaris sudah ada pada saat berlakunya Reglement op de Strafvoerdering (RV), namun setelah berlakunya HIR, Hakim Komisaris dihapus atau ditiadakan. 

Pada tahun 1974, ada wacana untuk memasukkan Hakim Komisaris dalam RUU KUHAP yang pertama, namun ada pertentangan dari berbagai kalangan penegak hukum, karena adanya kekhawatiran akan terganggunya tugas penegak hukum seperti kejaksaan dan kepolisian pada saat pemberlauan HIR (Herzien Indlandsch Reglement), sebelum KUHAP diundangkan sebagai karya terbesar dari Hukum Acara Pidana Indonesia.
 

Rancangan tentang Hakim Komisaris didalam Rancangan Undang-undang KUHAP yang baru, rmemasukkan antara lain: 

- Kewenangan Hakim Komisaris secara tunggal (oleh karena jabatannya/ex officio) untuk menilai sah atau tidaknya upaya paksa (dwangmiddelen) baik mengenai: 
  • penangkapan, 
  • penahanan, 
  • penggeledahan, 
  • penyitaan dan penyadapan, 
  • penangguhan penahanan bagi tersangka, dan lain-lain.

Hakim komisaris secara tunggal/ mandiri hanya mendapat pengawasan dari Pengadilan Tinggi
dalam menjalankan tugasnya yang terbilang cukup berat dan “tertutup” tersebut.

Bukan pengawasan dari publik sebagai sarana pengawasan umum, yang merupakan salah satu asas hukum acara pidana yang menyatakan “Pengadilan terbuka untuk umum”.
Mencermati hal ini, akan sifat subjektifitas dari seorang Hakim Komisaris, yang menjalankan tugasnya tanpa pengawasan yang "terbuka", sebagaimana yang ada pada praperadilan Indonesia saat ini, dikhawatirkan dapat menjadi seperti apa kata pepatah yakni "Kekuasaan cenderung Korupsi, kekuasaan mutlak pasti korupsi" (
power tends to corrupt, absolute power corrupt absolutely).

Sebagaimana yang kita ketahui dan sudah disebutkan diatas, praperadilan adalah kewenangan Pengadilan Negeri untuk memeriksa dan memutuskan perkara tentang:

a) Sah tidaknya suatu penangkapan dan atau penahanan atas permintaan tersangka atau keluarganya atau permintaan yang berkepentingan demi tegaknya hukum dan keadilan;

b) Sah tidaknya Penghentian Penyidikan atau Penghentian Penuntutan atas permintaan yang berkepentingan demi tegaknya hukum dan keadilan; dan

c) Permintaan ganti-rugi atau rehabilitasi oleh tersangka atau keluarganya atau pihak lain atau kuasanya yang perkaranya tidak diajukan ke Pengadilan.
 
Upaya pra-peradilan sebenarnya tidak hanya sebatas itu saja, karena secara hukum ketentuan yang mengatur tentang pra-pradilan menyangkut juga tentang tuntutan ganti kerugian termasuk ganti kerugian akibat adanya “tindakan lain”.

Yang di dalam penjelasan pasal 95 ayat (1) KUHAP dijelaskan bahwa kerugian yang timbul akibat tindakan lain yaitu, kerugian yang timbul akibat pemasukan rumah, penggeledahan dan penyitaan yang tidak sah menurut hukum.

Sehingga dengan demikian pra-peradilan secara lengkap diatur dalam pasal 1 butir 10 KUHAP Jo. Pasal 77 s/d 83 dan pasal 95 s/d 97 KUHAP, pasal 1 butir 16 Jo. Pasal 38 s/d 46, pasal 47 s/d 49 dan pasal 128 s/d 132 KUHAP.
 
Praperadilan tidak hanya menyangkut sah tidaknya suatu penangkapan atau penahanan, sah tidaknya suatu penghentian penyidikan atau penuntutan, tentang permintaan ganti-rugi atau rehabilitasi, namun dapat juga dilakukan terhadap adanya kesalahan penyitaan yang tidak termasuk alat pembuktian, atau seseorang yang dikenakan tindakan lain tanpa alasan yang berdasarkan undang-undang, karena kekeliruan mengenai orangnya atau hukum yang diterapkan. (Vide: Keputusan Menkeh RI No.:M.01.PW.07.03 tahun 1982 ), atau akibat adanya tindakan lain yang menimbulkan kerugian sebagai akibat pemasukan rumah, penggeledahan dan penyitaan yang tidak sah menurut hukum.
 
Selama ini kita mengenal pra-peradilan yang biasanya dilakukan oleh keluarga tersangka atau tersangka melalui kuasa hukumnya.

Yakni dengan cara menggugat atau melakukan permohonan Praperadilan terhadap aparat penegak hukum seperti pihak Kepolisian atau pihak Kejaksaan ke Pengadilan Negeri.

Yang substansi gugatannya biasanya mempersoalkan tentang sah atau tidaknya suatu penangkapan atau penahanan, tentang sah atau tidaknya penghentian penyidikan atau penuntutan.
 
Praperadilan sesungguhnya secara hukum dapat juga dilakukan pihak Kepolisian terhadap pihak Kejaksaan, begitu juga sebaliknya. 

Pasal 77 sampai dengan pasal 83 KUHAP yang mengatur tentang Praperadilan tidak hanya memberikan hak kepada tersangka atau keluarganya untuk mem praperadilankan Kepolisian dan Kejaksaan, namun pasal itu juga memberi hak kepada kejaksaan untuk mem praperadilankan Kepolisian dan memberi hak kepada Kepolisian untuk mempraperadilankan Kejaksaan.

Praperadilan adalah merupakan hal yang biasa dalam membangun dan menciptakan saling kontrol antara penegak hukum. 

Dalam usaha menegakkan supremasi hukum didalam suatu negara hukum, suatu lembaga kontrol yang independen sangat diperlukan, yang salah satu tugasnya mengamati/ mencermati terhadap sah tidaknya suatu penangkapan, penahanan atau sah tidaknya penghentian penyidikan atau sah tidaknya alasan penghentian penuntutan suatu perkara pidana baik itu dilakukan secara resmi dengan mengeluarkan SP3 atau SKPPP (Devonering), apalagi yang dilakukan secara diam-diam.

Selain itu, juga diharapkan agar pihak Kepolisian dapat mengontrol kinerja Kejaksaan apakah perkara yang sudah dilimpahkan benar-benar diteruskan ke Pengadilan. 
Begitu juga sebaliknya, pihak Kejaksaan diharapkan dapat mengontrol kinerja Kepolisian di dalam proses penanganan perkara pidana apakah perkara yang sudah di SPDP (P.16) ke Kejaksaan akhirnya oleh penyidik perkara tersebut benar-benar dilimpahkan ke Kejaksaan atau malah berhenti secara diam-diam.

Sudah saatnya antara komponen penegak hukum saling membangun budaya saling kontrol,  seperti Hakim, Jaksa, Polisi dan Advokat, agar kepastian hukum benar-benar dapat diberikan bagi para pencari keadilan.

Sehingga tidak ada kekuasaan yang benar-benar mutlak yang akibatnya bisa menjadi lembaga yang paling korup. Karena "Kekuasaan cenderung Korupsi, kekuasaan mutlak pasti korupsi" (power tends to corrupt, absolute power corrupt absolutely).

Apa itu Conjuction? Aturan Grammar dan Contoh Kalimat - Bab 7

November 18, 2017 0
Conjuction itu Apa?

Dalam bahasa inggris, Conjuction adalah bagian dari kata yang digunakan untuk menghubungkan kata, frase, klausa, atau kalimat. Conjuction dianggap sebagai partikel tata bahasa yang tidak berubah-ubah, dan mungkin tidak berada di antara item yang diajukan. 

Yang jika diartikan kedalam bahasa Indonesia disebut juga dengan kata Penghubung, seperti: And, As, Because, But, For, Just as, Or, Neither, Nor, Not only, So, Whether, Yet, dan sebagainya.
Belajar Bahasa Inggris secara otodidak untuk pemula

Jenis-jenis Conjuction:

Ada beberapa jenis Conjuction yang melakukan berbagai hal dalam struktur kalimat. Ini termasuk:

  • Conjuction subordinasi (Subordinating conjunctions) - Juga dikenal sebagai subordinator, Conjuction ini bergabung dengan klausa dependen ke klausa independen. Contoh : after, although, as, as if, as long as, as much as, as soon as, as though, because, before, by the time, even if, even though, if, in order that, in case, in the event that, lest , now that, once, only, only if, provided that, since, so, supposing, that, than, though, till, unless, until, when, whenever, where, whereas, wherever, whether or not, while
  • Conjuction bersama (Coordinating conjunction) - Juga dikenal sebagai koordinator, Conjuction ini mengkoordinasikan atau menggabungkan dua atau lebih kalimat, klausa utama, kata-kata, atau bagian kalimat lainnya yang memiliki kepentingan sintaksis yang sama. Contoh: for, and, nor, but, or, yet, so
  • Conjuction korelatif (Correlative conjunction) - Conjuction ini berkorelasi, bekerja berpasangan untuk menggabungkan frase atau kata-kata yang membawa kepentingan yang sama dalam sebuah kalimat. Contoh: both/and, either/or, neither/nor, not only/but, whether/or
  • Kata keterangan Conjuction (Conjunctive adverbs) - Sementara beberapa instruktur tidak mengajarkan kata keterangan Conjuction bersamaan dengan Conjuction, bagian pembicaraan penting ini layak disebutkan di sini. Kata keterangan ini selalu menghubungkan satu klausa dengan klausa lainnya dan digunakan untuk menunjukkan urutan, kontras, sebab dan akibat, dan hubungan lainnya.

Ketika orang pertama kali belajar menulis, biasanya mereka mulai dengan kalimat pendek dan sederhana seperti ini: "My name is Beth. I am a girl. I like cats." Salah satu
Conjuction yang paling penting adalah menghubungkan kalimat-kalimat pendek, sehingga terdengar lebih seperti ini:" I am a girl named Beth, and I like cats."
Aturan Grammar Conjuction

Ada beberapa aturan penting untuk menggunakan
Conjuction. Ingatlah bahwa menggunakan kata penghubung (conjuction) akan membuat tulisan atau kalimat bahasa inggris kita akan menjadi lebih sempurna:Conjuction adalah untuk menghubungkan pikiran, tindakan, dan gagasan serta kata benda, klausa, dan bagian pembicaraan lainnya.

Sebagai contoh: "Sari went to the supermarket and bought manggos."

 
Conjuction berguna untuk membuat daftar.

Misalnya: "We made sandwich, burger, and tea for lunch."


Saat menggunakan
Conjuction, pastikan semua bagian kalimat Anda setuju.

Misalnya: "I work busily yet am careful” tidak sependapat. “I work busily yet carefully” menunjukkan setuju/ sependapat.
 
Daftar, Fungsi dan Contoh Kalimat Conjuction:

Hanya ada beberapa Conjuction umum, namun kata-kata ini banyak melakukan fungsinya: Mereka menyajikan penjelasan, gagasan, pengecualian, konsekuensi, dan perbedaan. Berikut adalah daftar konjungsi yang biasa digunakan dalam bahasa Inggris Amerika:

Apa itu Conjuction? Aturan Grammar dan Contoh Kalimat


Contoh lain dari Conjunctions:
Dalam contoh berikut,
Conjunctions nya yang di cetak tebal dan miring, agar dapat dikenali dengan mudah:
  • I tried to hit the nail but hit my thumb instead.
  • I have two goldfish and a cat.
  • I’d like a bike for commuting to work.
  • You can have peach ice cream or a brownie sundae.
  • Neither the black dress nor the gray one looks right on me.
  • My dad always worked hard so we could afford the things we wanted.
  • I try very hard in school yet I am not receiving good grades.
PENGGUNAAN AND+TOO, SO, EITHER, NEITHER

I go to a book store. She goes to a bookstore.
and...too I go to a bookstore and she goes too.
and so ... I go to a bookstore and so do es she.

I do not go to a bookstore. She does not to a bookstore 
and ... either I do not go to a bookstore and she does not either. 

Neologisme - Kata Baru Bahasa Inggris yang ditemukan Penulis Fiksi

November 12, 2017 0
Neologisme berasal dari bahasa Latin dan Yunani yakni "neo" yang berarti "baru" dan "logos" yang berarti "kata".

Merupakan sebuah fenomena di mana sebuah kata baru muncul dan dengan sengaja diperkenalkan. 

Sumber neologisme biasanya berasal dari bahasa klasik yang pernah dipakai di suatu tempat atau kejadian. 
Neologisme Bahasa Inggris yang ditemukan Penulis Fiksi

Dengan begitu, neologisme bisa diartikan dengan kata, penggunaan atau ungkapan baru dan kata kunci yang baru yang disematkan kedalam suatu bahasa, yang walaupun cukup sulit untuk dilakukan, namun pada akhirnya menjadi suatu kata atau bahasa baru yang lumrah/ biasa dipakai dalam berbahasa sehari-hari kita.
Materi Belajar Bahasa Inggris Secara Otodidak Untuk Pemula
Neologisme dalam bahasa inggris, walaupun cukup sulit untuk dilakukan, namun dalam setiap tahunnya di Amerika Serikat ada sekitar 600ribu sampai 1juta buku yang diterbitkan, dan banyak diantaranya mengandung ungkapan dan kata-kata baru.

Meskipun jarang terjadi, namun ada beberapa penulis yang mampu menciptakan sebuah kata baru, dan kata-kata itu sampai sekarang masih digunakan dan menjadi bahasa inggris umum yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Factoid – Norman Mailer


Buku "Marilyn: A Biography" adalah buku potret kehidupan Marilyn Monroe, yang ditulis oleh Norman Mailer, pemenang dua kali Pulitzer Prize yang memberikan esai panjang untuk teks dibuku ini. 

Buku ini sangat kontroversial karena Mailer berteori bahwa FBI dan CIA membunuh Monroe karena perselingkuhannya dengan Bobby Kennedy.

Ini juga pertama kalinya kata "factoid" digunakan. Banyak orang, mengira itu berarti "fakta singkat dan menarik"

Namun, akhiran "-oid" biasanya berarti sesuatu yang menyerupai, tapi bukan anggota kelompok. Seperti Yahoos adalah humanoids, bukan manusia. 

Jadi sebuah factoid adalah sesuatu yang menyerupai sebuah fakta, tapi sebenarnya bukan fakta. 

Sebagai gantinya, ini adalah "fakta yang ditemukan diyakini benar karena muncul dalam bentuk cetak." 

Sebagai contoh "kita akan bisa melihat Tembok Besar China dari luar angkasa" atau "membangunkan orang yang tidur sambil berjalan (mengigau) akan menyebabkan mereka terluka".

Yang artinya bukan suatu fakta namun dianggap benar karena muncul dalam suatu bentuk literatur.

Yang menarik adalah bahwa Merriam-Webster mencantumkan kedua definisi tersebut, meskipun, seperti Alexis C. Madrigal dari The Atlantic menunjukkan, definisi baru ini adalah pembalikan makna Mailer yang sebenarnya.

Meme – Richard Dawkins


Ahli biologi evolusi terkenal Richard Dawkins pertama kali menciptakan istilah "meme" dalam bukunya The Selfish Gene tahun 1976. Argumen utama buku ini adalah bahwa gen berjuang untuk keabadian dan bentuk kehidupan, seperti manusia, hanyalah wadah/ jalan yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut.

Buku itu merupakan buku terobosan dan salah satu buku sains populer terlaris yang pertama. Dalam buku tersebut, Dawkins membandingkan gen dengan satuan budaya, yang dia sebut meme

Dia menulis:

Memes (unit pengetahuan, gosip, lelucon dan sebagainya) adalah budaya gen apa yang hidup. Sama seperti evolusi biologis didorong oleh kelangsungan gen terkuat di kolam gen, evolusi budaya mungkin didorong oleh meme yang paling sukses.

Dawkins mengatakan bahwa ia pertama kali mengalami meme saat ia berusia 7 tahun dan tinggal di sebuah sekolah asrama. Setiap malam, anak laki-laki harus mengucapkan doa berikut: 

"Menerangi kegelapan, kami memohon kepadamu, ya Tuhan; dan oleh belas kasihan Anda membela kita dari segala bahaya dan bahaya malam ini. Amin."

Ketika dia seusia itu, dia, atau anak-anak lainnya, mengerti arti semua kata itu dan tidak pernah melihatnya ditulis. Sebaliknya, itu adalah sepotong budaya yang berpindah dari satu generasi ke generasi lainnya, yang tidak jauh berbeda dengan gen yang diturunkan dari generasi ke generasi.

Cyberspace – William Gibson


William Gibson adalah salah satu tokoh terkemuka dalam gerakan cyberpunk, dan dia juga menciptakan istilah "cyberspace." 

Dalam sebuah cerita pendek yang ditulis pada tahun 1982 yang berjudul "Burning Chrome", dia menggambarkan dunia maya sebagai "halusinasi konsensual massal" di antara jaringan komputer. Gibson memperluas gagasan tentang dunia maya di magnum opus-nya, 1984's Necromancer

Dalam buku tersebut, Gibson menggambarkan dunia maya sebagai:

Sebuah representasi grafis dari data yang diabstraksikan dari bank setiap komputer dalam sistem manusia. Kompleksitas yang tak terpikirkan Garis cahaya berkisar di nonspace pikiran, kelompok dan rasi bintang data. Seperti lampu kota, surut.

Jadi sebenarnya dia tidak benar benar tepat dalam memprediksi seperti apa dunia maya itu sebenarnya, (yah, sebagaimana kita rasakan di tahun 2017 ini), namun dia adalah orang pertama yang menggunakan istilah tersebut untuk menggambarkan seuatu jaringan komputer.

Utopia – Sir Thomas More


Utopia karya Sir Thomas More diterbitkan pada tahun 1516 dalam bahasa Latin, dan merupakan penggambaran peradaban yang ideal. Ini adalah cerita satire sosio-politik dan bertanya apakah dunia ideal itu sebenarnya mungkin tercipta.

Lebih banyak dibuat kata "Utopia" untuk lahan ideal sebagai permainan dua kata dari Yunani Kuno. 

Yang pertama adalah ou-topos, yang berarti tidak ada tempat atau tempat, dan eu-topos, yang berarti tempat yang baik. 

Dan tentu saja, dengan mengandung istilah Utopia di tempat pertama, More juga secara tidak langsung bertanggung jawab atas pembuatan kata dystopia, juga. Bagaimanapun, distopia tidak akan ada tanpa Utopia.

Yahoo – Johnathan Swift


Buku klasik Johnathan Swift: Gulliver Travels terbagi menjadi empat perjalanan yang berbeda. Dalam pelayaran terakhir, karakter utama, Lemuel Gulliver, terdampar di pulau-pulau di Tanah Houyhnhnms. 

Houyhnhnma adalah ras kuda yang cerdas dan bisa berbicara. Juga di pulau itu adalah Yahoos, yang merupakan humanoids, tapi mereka adalah orang-orang brutal dan diperintah oleh Houyhnhnms.

Kata Yahoo sejak merangkak ke dalam bahasa Inggris, didefinisikan sebagai "orang yang kasar, kasar, atau bodoh."

Sedangkan untuk perusahaan teknologi Yahoo!, para pendiri memilih namanya karena Yahoo memulai hidup sebagai direktori situs lain yang diorganisasikan dalam format hirarkis dan Yahoo!. adalah backronym untuk "Yet Another Hierarchically Organized Oracle."

Catch-22 – Joseph Heller


Joseph Heller's Catch-22 berlangsung dalam Perang Dunia II, dan mengikuti seorang pembom bernama John Yossarian bersama Angkatan Udara Amerika Serikat. Tituler Catch-22 adalah sebuah paradoks di mana "usaha untuk melarikan diri membuat melarikan diri menjadi tidak mungkin."

Catatan: Tituler adalah gelar atau pangkat, umumnya pada militer yang diberikan kepada seseorang di luar kalangan militer berkaitan dengan tugas yang mengharuskan adanya pejabat yang memiliki pangkat militer. Tituler bersifat sementara dan dapat dicabut setelah berakhirnya masa tugas tersebut.

Ada beberapa contoh Catch-22 dalam novel tersebut, namun yang utama menyangkut kewarasan pilot bomber. Ada aturan bahwa jika awak kapal gila, mereka tidak memenuhi syarat untuk terbang dalam sebuah misi. 

Yang harus mereka lakukan hanyalah memberi tahu atasan mereka bahwa mereka terlalu gila untuk terbang. Namun, dengan menyadari bahwa mereka gila, ini membuktikan bahwa mereka tidak benar-benar gila; Oleh karena itu, mereka layak untuk terbang.

Contoh lain dari Catch-22 berasal dari aktris Mary Murphy yang mengatakan, "Pertunjukan bisnis Catch-22 - tidak ada pekerjaan kecuali Anda memiliki agen, bukan agen kecuali Anda pernah bekerja."

Sejak pemalsuan novel pada tahun 1961, istilah ini mulai dimasukkan kedalam kamus bahasa Inggris untuk menggambarkan paradoks "terkutuk jika Anda melakukannya, terkutuk jika tidak melakukannya."

Quark – James Joyce


Ditulis selama 17 tahun dan diterbitkan pada tahun 1939, hanya dua tahun sebelum kematian James Joyce, Finnegan's Wake adalah salah satu buku tersulit dalam bahasa Inggris yang bisa dibaca. Ini memiliki narasi seperti mimpi non-linear dan memantul ke karakter yang berbeda.

Meski tidak ada hubungannya dengan fisika partikel, Joyce membantu berkontribusi pada leksikon lapangan. 

Pada tahun 1963, Murray Gell-Mann mencari sebuah nama untuk partikel elementer teoritisnya yang lebih kecil dari proton atau neutron. Gell-Mann awalnya datang dengan kata "quork," yang seirama dengan "pork".

Beberapa bulan kemudian, Gell-Mann sedang membaca Finnegan's Wake, karena itulah yang sebenarnya dilakukan para fisikawan teoretis untuk bersenang-senang, saat dia menemukan kalimat:

Three quarks for Muster Mark!

Sure he has not got much of a bark

And sure any he has it’s all beside the mark.

Meskipun Joyce bermaksud mengikuti sajak dengan Mark dan kulit kayu, Gell-Mann menyukai ejaan kata itu. Dia sangat menyukainya karena partikel hipotetiknya bertiga. Dia justfied pronoucation nya dengan menunjukkan pronoucation nya mirip dengan "quart."

Sedangkan untuk apa yang Joyce maksudkan dengan quark, dia mengacu pada makanan mirip keju cottage Jerman yang dibuat dengan susu yang membara.

Nerd – Dr. Seuss


Theodor Seuss Geisel, yang lebih dikenal dengan Dr. Seuss, sering dikreditkan sebagai orang yang menemukan kata "Nerd" (kutu buku). 

Pertama kali muncul di buku tahun 1950-an If I Ran the Zoo; Namun, itu tidak digunakan dalam konteks yang sama seperti sekarang ini. 

Sebagai gantinya, di dalam buku tersebut, seorang anak laki-laki bernama Gerald McGrew sedang mengunjungi kebun binatang, namun tidak merasa cukup menarik, dan jika dia yang bertanggung jawab, dia akan membawa hewan yang lebih baik, mengarah ke garis "Dan kemudian, hanya untuk menunjukkan ke mereka, saya akan berlayar ke Ka-Troo / Dan Bawa Kembali sebuah It-Kutch a Preep dan Proo / A Nerkle, seorang Nerd, dan Seersucker juga! "

Ketika seorang kolumnis dari majalah PC menghubungi Geisel tentang penggunaan kata tersebut, Geisel tidak secara khusus mengingat untuk menulis kalimat, namun dia berkata "Mungkin, itu berasal dari 'Nerdfogel,' yang saya yakin Anda tahu semuanya." Dan Tidak, kita sebenarnya tidak tahu apa itu semua, dan kita hidup di zaman Google.

Pertama kali hal itu digunakan dalam konteks yang kita kenal sekarang setahun kemudian dalam sebuah artikel di Newsweek yang diterbitkan pada tanggal 8 Oktober 1951, tentang slang yang digunakan remaja di Detroit. Itu digunakan untuk menyebut seseorang yang "drip" atau "square".

(top10)