Penjarakan si Penista Agama, Masyarakat Tentram, Negara Aman

Penjarakan si Penista Agama, Masyarakat Tentram, Negara Aman

Ketua Progres 98 Faisal Assegaf melalui akun Faceboook-nya mengatakan bahwa para tokoh Islam maupun Polri sejatinya telah menjadi korban dari politik busuk rezim Jokowi yang dengan getolnya membela terdakwa penista agama. 

Terlihat jelas indikasi bahwa Polisi dalam menangani kasus yang sarat kepentingan politik kekuasaan dan yang berhubungan kekuasaan serta penguasa, sangat berat hati dan terkesan ogah-ogahan dalam menanganinya.

Masih menurut Faisal Assegaf, atas ulah dan tindakan penguasa ini, dalam hal ini jokowi membuat jutaan umat Islam di Indonesia menjadi resah. Sehingga muncul gerakan-gerakan atau desakan-desakan untuk menduduki DPR serta seruan untuk mengusir etnis China. Yang pada intinya, Faisal Assegaf ingin agar umat Islam dan Polri jangan mau di adu domba oleh Istana.

Tidaklah susah untuk meredam keresahan yang bergejolak di jutaan kelompok masyarakat Islam di Indonesia ini. Penguasa atau pemerintah tidak harus menurunkan intelijen-intelijen ataupun mengeluarkan anggaran yang begitu besar dalam meredam keresahan jutaan kelompok masyarakat Islam ini. Cukup Penjarakan dan berhentikan Ahok si Penista Agama, dengan seketika jutaan kelompok masyarakat Islam akan tenang dan tentram. Karena merasa telah mendapatkan keadilan seperti yang didambakannya.

Selain itu, Faisal Assegaf sebagai Ketua Progress 98 juga mengatakan, aksi damai 313 telah berhasil membuat Rezim Jokowi dihantui rasa ketakutan yang luar biasa atas ancaman jutaan rakyat menduduki Gedung DPR dan makin masifnya seruan gerakan usir Cina ini. Kekhawatiran ini membuat pihak Istana "menjebak" Polri untuk menangkap Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al-Khaththath dan rekannya dengan tuduhan melakukan pemufakatan makar.

Penjarakan si Penista Agama, akan memberikan rasa keadilan bagi jutaan umat Islam Indonesia, yang tentu saja akan membuat tenang dan menghilangkan segala bentuk kecurigaan-kecurigaan umat terhadap penguasa akan segala bentuk indikasi perlindungan dari penguasa atas diri si Penista Agama.

Advertisement

Baca juga:

Loading...
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

No comments