Cara Hemat Listrik Rumah Agar Tagihan PLN Tidak Membengkak

Cara Hemat Listrik Rumah Agar Tagihan PLN Tidak Membengkak

Dimasa-masa sulit saat ini, dimana beban hidup semakin meningkat, ditambah lagi pemerintah yang kurang peka dan peduli pada rakyatnya, maka satu-satunya cara untuk bertahan hidup adalah dari usaha diri sendiri.
cara hemat listrik pln rumah

Jika dulu Anda masih dengan leluasa menggunakan listrik tanpa takut dibebani oleh biaya atau tagihan listrik yang membengkak karena masih disubsidi pemerintah, maka tidak untuk sekarang ini.

Cara Hemat Listrik


Pemerintah telah mencabut subsidi listrik untuk pelanggan 900 Volt Ampere (VA) sejak 2017 silam. Bahkan, dalam waktu dekat pemerintah akan mencabut subsidi listrik pelanggan 450 VA, atau dengan opsi menaikkan tarif dasar listrik untuk rumah tangga pelanggan 900VA, keatas.

Lihat: Cara Tambah Daya Listrik PLN Secara Online

Kebijakan pemerintah yang menghapus subsidi listrik 900VA tersebut membuahkan penghematan anggaran yang cukup besar.

Namun sayangnya dalam setiap laporan tahunan yang dibuatnya pemerintah masih kekurangan dana, sehingga masih tetap mengeluarkan kebijakan untuk utang dengan negara lain.

Bahkan tidak hanya itu, subsidi listrik yang telah dicabut oleh pemerintah ini, yang dengan kata lain bahwa PLN sebagai satu-satunya perusahaan listrik di negara ini tidak lagi menjual listrik dengan harga dibawah standar.

Akan tetapi yang terjadi adalah PLN masih tetap merugi hingga triliunan rupiah setiap tahunnya, yang dengan kata lain, subsidi yang dicabut pemerintah tersebut tidak berdampak pada peningkatan kinerja dari PLN itu sendiri.

Seharusnya, PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara sudah mendapatkan untung, sehingga telah bisa memberikan kontribusi untuk negara, namun ini tidak, malah sebaliknya.

Pemerintah mencabut subsidi, PLN semakin merugi.

Karena itu, Anda yang telah terbiasa mendapat suntikan subsidi listrik selama ini, pasti mulai kewalahan dalam menyikapi biaya hidup sehari-hari yang semakin meningkat.

Dan kami ingin memberikan beberapa tips dan cara menghemat listrik sehingga tagihan listrik Anda tidak membengkak.

Disiplin dalam Hemat Listrik


Jika Anda termasuk pelanggan yang ikut merasakan pencabutan subsidi listrik dari pemerintah, maka mulai sekarang berhematlah dalam penggunaan tenaga listrik.

Disiplinkan diri dan anggota keluarga Anda agar tidak boros ketika mengonsumsi daya listrik.

Saat peralatan elektronik sedang tidak digunakan, cabut saklarnya listrik Anda. Dengan begini, konsumsi listrik dapat ditekan sehingga tagihan listrik Anda tidak akan membengkak. 

Nah, berikut ini 6 langkah mudah yang bisa Anda lakukan untuk menghemat konsumsi listrik Anda di rumah:

1. Mengatur Penggunaan Alat Elektronik


Saat Anda belum begitu dibebani dengan tagihan listrik yang membengkak karena masih disubsidi pemerintah, sehingga Anda tidak terbiasa mengontrol penggunaan alat-alat elektronik rumah Anda.

Maka ketika saat ini subsidi telah dicabut, mulailah untuk mengontrol dan mengatur penggunaan alat elektronik dirumah Anda.

Perangkat-perangkat elektronik yang memiliki daya listrik besar, seperti pompa air, lemari es, mesin cuci, AC, komputer, dan lain sebagainya sering kali Anda gunakan sesuka hati Anda ketika listrik masih disubsidi.

Nah, untuk itu, mulai saat ini Anda harus mengatur penggunaan perangkat-perangkat elektronik berdaya besar tadi.

Karena jika tidak, sudah dapat dipastikan biaya listrik bulanan Anda akan membengkak tajam.

Jadi Anda harus mengatur dan mengontrol penggunaannya agar lebih hemat listrik dan pastinya akan lebih hemat biaya.

Sebagai contoh, jika Anda biasanya menyalakan AC pada suhu 16 derajat celcius, maka mulai saat ini setel AC Anda pada suhu 25 derajat celcius.

Ketika Anda merasa bahwa saat Anda menggunakan AC pada suhu 25 derajat celcius dan itu terasa kurang dingin, maka yang salah bukanlah pada penyetelan suhu AC nya, namun pada filter AC Anda.

Suhu 25 derajat celcius itu sudah termasuk sangat dingin, apalagi dimalam hari, dan jika terasa kurang dingin maka sudah saatnya Anda membersihkan atau menservice AC Anda.

Debu yang menempel pada perangkat AC, seringkali membuat sirkulasi suhu udara yang diatur oleh AC tersebut tidak berjalan dengan normal, sehingga terasa kurang dingin.

Debu yang menempel ini jika lama tidak dibersihkan, lama kelamaan akan menyebabkan AC tersumbat dan filter AC seperti berlumpur.

Biasanya AC yang sudah wajib untuk dibersihkan/ service adalah jika ada air yang menetes dari AC. Jika Anda melihat ada air yang menetes ketika Anda menyalakan AC, maka segeralah untuk menservice atau membersihkannya.

Cara lain untuk mengatur penggunaan perangkat elektronik Anda adalah dengan mengatur jadwal dan mengurangi durasi penggunaanya.

Contoh: Jika selama ini Anda mencuci dan menyetrika setiap harinya, maka mulai sekarang lakukan pekerjaan ini untuk 2-3 kali saja dalam seminggu, sehingga konsumsi listriknya pun semakin berkurang.

2. Gunakan Lampu LED


Perangkat elektronik yang paling besar memakan daya listrik dirumah adalah Lampu.

Lampu adalah salah satu peralatan listrik yang paling banyak digunakan di rumah, dan ada pada setiap ruangan rumah, bahkan juga diluar rumah Anda.

Untuk itu, cara menghemat listrik yang dampaknya paling besar Anda rasakan adalah ketika Anda melakukan penghematan listrik pada penggunaan lampu rumah.

Pertama, ganti semua lampu dirumah Anda dengan menggunakan lampu LED yang biasanya memiliki daya listrik yang lebih rendah, namun dengan hasil penerangan maksimal.

Lampu LED berdaya 7 watt setara dengan bohlam 60 watt, dari sini Anda sudah dapat membayangkan berapa banyak yang dapat Anda hemat dari penggunaan listrik untuk lampu rumah Anda.

Untuk memberikan Anda gambaran lebih tentang jenis-jenis lampu yang ada, maka disini kami berikan beberapa jenis lampu yang sering kita lihat dan gunakan:

Incandescent Light Bulbs (ILB)


Incandescent Light Bulbs (ILB)

Incandescent Light Bubls (ILB) sering kali kita sebut denga lampu pijar. Lampu pijar ini ditemukan oleh Thomas Alfa Edison sekitar 130 tahun yang lalu.

Seiring perkembangan zaman lampu pijar ini banyak dipakai oleh masyarakat dunia untuk kebutuhan penerangan rumah dan lampu pijar ini juga merupakan salah satu pemborosan energi terbesar.

Karena itu, penggunaan lampu pijar saat ini sudah banyak ditinggalkan masyarakat karena besarnya energi listrik yang digunakannya.

Compact Floerescent Light (CFL)


Compact Floerescent Light (CFL)

Dari penemuan lampu pijar oleh Thomas Alfa Edison ini, dalam beberapa puluh tahun kemudian ditemukan sebuah lampu yang disebut dengan Compact Fluorescent Lights (CFL).

CFL adalah lampu yang dihasilkan dari proses fluoresensi cahaya. Dan lampu ini dengan cepat menggantikan posisi lampu pijar (ILB), karena lebih efisien dan hemat listrik.

Sayang, lampu CFL ini memiliki dampak buruk pada lingkungan, hal ini disebabkan karena lampu CFL mengandung merkuri, logam beracun, dan harus didaur ulang secara benar ketika terbakar habis.

Ketika lampu ini jatuh dan pecah di rumah, maka kita harus memiliki daftar panjang untuk tindakan pembersihan, termasuk harus menutup lubang udara atau ventilasi udara sehingga racun tidak menyebar.

Light Emiting Dioda (LED)


Light Emiting Dioda (LED)

Generasi berikutnya adalah Lampu LED yang memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh lampu CFL maupun lampu pijar (ILB).

Yakni ketahahan serta tingkat efisiensinya yang lebih baik. Ketahanan Lampu LED bisa mencapai hingga puluhan tahun.

Lampu bohlam LED dengan daya 12 Watt mampu bertahan hingga 5 tahun dengan biaya sekitar tiga puluhan ribu rupiah saja.

Yang mana jika dibandingkan dengan lampu biasa hanya tahan sampai 12 bulan saja, dan tentu saja akan lebih menghemat biaya hingga hampir 2 kali lipat.

Terlebih lagi, jika dihitung dengan berapa banyak lampu kita gunakan dirumah, tentu pemborosan biaya dan energi yang secara sekaligus kita lakukan dapat kita hindari.

3. Mematikan Lampu yang Tidak Digunakan


Jujur, mematikan lampu yang tidak kita gunakan inilah yang sering kali kita abaikan.

Sering kita tanpa sadar atau tidak menyadari bahwa lampu teras rumah, atau lampu taman yang berada dirumah kita tetap menyala disiang hari, karena kita lupa mematikannya.

Kebiasaan lupa ini secara tidak sadar bisa menguras energi listrik dirumah Anda, yang imbasnya adalah tagihan listrik yang membengkak setiap bulannya.

Karena itu, mulai dari sekarang, ubah kebiasaan buruk ini dengan mematikan lampu yang tidak dipakai, mematikan TV yang tidak ditonton, dan sebagainya, sehingga dapat menghemat listrik Anda.

4. Cabut Perangkat Listrik yang Tidak Digunakan


Membiarkan steker atau colokan ke stop kontak listrik terus menancap pada terminal sepanjang waktu adalah kesalahan lain yang sering kali kita lakukan, walaupun perangkat listrik tersebut tidak kita gunakan sama sekali.

Memang terdengar sepele, namun sadarkah Anda bahwa hal ini bisa menguras listrik rumah Anda hingga 50 watt per jam.

Jadi mulai sekarang, cabut charger ponsel Anda yang sedang tidak mengecas ponsel Anda ataupun Charger laptop Anda.

Bahkan untuk Televisi Anda, jika tidak sedang ditonton, cabut stekernya, hal ini selain bisa menghemat daya listrik Anda, juga dapat menyebabkan perangkat elektronik Anda terhindar dari kerusakan yang diakibatkan oleh daya listrik PLN yang tidak stabil.

Atau bahkan karena disebabkan oleh faktor alam seperti terkena sambaran petir, apalagi untuk Anda yang berada didaerah-daerah yang rawan terkena sambaran petir.

5. Isi Pulsa Listrik Sebulan Sekali dan Kontrol Penggunaan


Untuk yang telah menggunakan listrik dengan sistem prabayar, atau dengan membeli pulsa/ token listrik biasanya kita membeli token pulsa tertentu, misalnya 20ribu, 50ribu, 100ribu, 200rb dan seterusnya.

Jarang sekali dari kita saat membeli token/ pulsa listrik untuk sekaligus selama satu bulan misalnya.

Mengisi pulsa listrik berulang kali dalam sebulan akan membuat Anda kewalahan untuk mengontrol penggunaan listrik di rumah.

Hal ini juga akan merepotkan ketika listrik padam, atau habis pulsa dimalam hari. Karena pembelian pulsa dan penerbitan token listrik dibatasi hingga sampai pukul 22.30 WIB setiap harinya, dan baru akan dibuka lagi pukul 01.00 WIB (dini hari).

Dapat Anda bayangkan ketika listrik Anda habis pas pukul 22.30 WIB, maka Anda harus menunggu selama 2 jam setengah baru Anda bisa mengisi listrik Anda.

Itupun jika Anda terbiasa membeli pulsa dengan internet banking atau sms/ mobile banking. Bagaimana jika Anda terbiasa membeli di konter-konter penjualan pulsa listrik? tentu pada jam-jam begitu sudah banyak yang tutup.

Sebaiknya Anda mengisi pulsa listrik Anda untuk kebutuhan satu bulan penuh, selain berguna untuk menghemat waktu, tenaga, dan mencegah dari kehabisan pulsa listrik dimalam hari atau bahkan kehabisan uang untuk mengisinya di tengah atau akhir bulan.

Listrik adalah kebutuhan wajib di dalam rumah tangga, karena itu penting untuk menyiapkan anggaran setiap bulannya dari gaji Anda.

6. Ajak Keluarga Anda untuk Hemat Listrik


Dalam kegiatan penghematan listrik ini, sangat penting untuk melibatkan seluruh anggota keluarga Anda di rumah.

Poinnya adalah selalulah untuk mengingatkan keluarga Anda baik melalui ucapan maupun tulisan berupa pesan-pesan menarik, yang dapat Anda tempelkan di pintu kulkas, pintu kamar mandi, dan lain sebagainya.

Lambat laun, program penghematan listrik Anda akan menjadi kebiasaan anggota keluarga Anda.

Dan hasilnya adalah pembayaran tagihan listrik Anda pun bisa jauh lebih murah.

Hemat Listrik dari Sekarang


Untuk berhemat dalam penggunaan listrik yang akibatnya adalah penghematan pengeluaran bulanan Anda jangan Anda tunggu besok untuk melakukannya.

Lihat: Cara Mengisi Baterai Ponsel Ketika Listrik PLN Padam

Mulailah menghemat listrik rumah Anda mulai dari sekarang, sehingga dampak positifnya akan segara Anda rasakan, terutama dari sisi keuangan Anda.

Sehingga, uang hasil penghematan listrik rumah Anda bisa disimpan atau tabung untuk anggaran liburan tahunan keluarga Anda. Bijaklah dalam menggunakan listrik. Selamat mencoba!
Loading...
Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar