Ingin Mudik tapi Hemat BBM? Gunakan 7 Alat Penghemat BBM Terbaik Berikut Ini

loading...
Loading...
Salah satu cara yang paling umum dilakukan untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak pada mobil adalah dengan memilih jenis/ tipe mobil yang hemat BBM, yakni yang memiliki kapasitas mesin kecil.

Selain itu, cara berkendara yang baik dan benar serta efisien juga merupakan salah satu upaya untuk menghemat penggunaan BBM.

alat penghemat bbm terbaik

Pada dasarnya, apapun jenis dan tipe mobil Anda, ada banyak cara yang bisa kita lakukan dalam upaya untuk mengurangi penggunaan atau konsumsi BBM pada mobil kita.

Salah satunya adalah menggunakan alat yang didesain secara khusus, untuk menghemat BBM. Baik itu untuk mobil berbahan bakar bensin ataupun diesel.

Alat Penghemat BBM Mobil


Alat ini pada umumnya dipasang di saluran bahan bakar, dan mengandung medan magnet.

Seperti yang kami kutip dari Astraworld, pemasangan alat penghemat BBM ini ada dua cara, yakni:
  1. Dengan cara alat penghemat BBM mobil dilingkarkan di pipa saluran bahan bakar. 
  2. Dengan cara memutus saluran bahan bakar, lalu mengalihkannya ke alat penghemat BBM tersebut.
Adapun cara pertama, yakni dengan memasang alat penghemat BBM di lingkaran di pipa saluran bahan bakar ini relatif lebih aman, sebab tidak mengubah pipa atau selang bahan bakar standar pabriknya.

Baca: Cara Merawat Cat Mobil agar Tetap Kinclong

Sementara itu, cara kedua yakni dengan cara memutuskan saluran bbm dan mengalihkan ke alat penghemat BBM ini memiliki risiko sedikit lebih besar.

Karena, saat akan menyambung saluran bahan bakar, yang harus diperhatikan adalah kualitas selang dan cara pemasangannya, sebab jika tidak dilakukan secara tepat dan benar, akan menyebabkan kebocoran.

Selain alat penghemat BBM, ada juga jenis penghemat BBM yang tersedia dalam bentuk cairan atau padat.

Dan penerapannya pun cukup mudah, yakni cukup dengan menuangkan atau mencelupkan secara langsung ke tangki bahan bakar.

Akan tetapi untuk jenis penghemat BBM berbentuk cair atau padat ini yang perlu Anda ketahui adalah mengenai reaksi kimia yang terjadi ketika alat penghemat BBM ini bercampur dengan BBM yang umumnya menghasilkan unsur logam.

Nah, unsur logam yang dihasilkan ini memiliki efek yang kurang baik terhadap saluran bahan bakar dan juga ruang bakar pada mesin.

Unsur logam tersebut dapat membuat terjadinya penyumbatan pada injektor.

Oleh sebab itu, jika Anda ingin menggunakan alat penghemat BBM yang mudah dan efektif dalam penggunaannya ini, yakni dengan menggunakan alat aditif bahan bakar, sebaiknya Anda memilih zat yang tidak menghasilkan unsur logam.

7 Alat Penghemat BBM yang Direkomendasi untuk Mobil


Dalam postingan kali ini, kami akan membahas tentang alat yang efektif dan terbaik serta direkomandasikan untuk membantu menghemat BBM mobil Anda untuk perjalanan mudik Anda bersama keluarga.

1. Turbocharger 


Alat ini didesain selain untuk meningkatkan performance mobil, juga dapat membuat penggunaan bahan bakar pada mobil Anda menjadi jauh lebih hemat.

Bahkan kabarnya Anda dapat merasakan penghematan BBM pada angka 20% hingga 40% dapat langsung Anda rasakan.
Cara kerja turbocharger adalah dengan cara mendaur ulang energi yang dihasilkan oleh mesin kendaraan, merubah energi dari bahan bakar yang terkonsumsi menjadi tenaga yang lebih besar.

Dampak lain dari pemakaian metode forced induction turbocharger ini selain dapat membuat penggunaan bahan bakar minyak lebih hemat, juga dapat membuat mobil lebih responsif.

Mampu melipatgandakan tenaga yang dihasilkan dari mesin, serta memberikan torsi yang lebih besar.

Alat ini (turbocharger) bahkan sudah melengkapi mobil-mobil mewah keluaran terbaru, terutama untuk mobil bermesin diesel, seperti mobil Toyota Fortuner dan Kijang Innova Diesel.

Namun demikian, penerapan turbocharger ini tidak bisa diaplikasikan secara serampangan, sebab pada dasarnya mesin memiliki rasio putaran tinggi,

Dan oleh karena itu untuk menggunakannya rasio kompresi harus direndahkan untuk mencegah knocking mesin.

Baca: Barang yang Wajib Dibawa Saat Mudik dengan Mobil Pribadi

2. Supercharger


Fungsi dan manfaatnya mirip seperti Turbocharger.

Perbedaannya terletak pada metode teknologi forced induction supercharger yang diatur secara mekanis dan digerakkan oleh mesin.

Yang menjadi kekuatan sekaligus juga menjadi kelemahannya adalah mesin dapat menghasilkan tambahan tenaga yang cukup besar, akan tetapi mesin juga akan ikut terbebani karena ikut menggerakkan supercharger.

Pada turbocharger, tenaga diambil dari pembuangan energi bakar, sedangkan pada supercharger digerakkan secara mekanik oleh sabuk-puli, rantai sproket serta mekanisme roda gigi dari poros engkol mesin.

Apabila ingin diaplikasikan pada mobil yang berkapasitas mesin kecil, misalnya 1500cc, maka wajib menyesuaikan dengan jenis serta karakter mesin.

Sebab pada kenyataannya, yang beredar dipasaran saat ini, jenis supercharge cukup sulit untuk dibedakan karena semua penjual pasti mengatakan bahwa bisa dipasang di mesin kecil, sedang maupun besar.

3. Water Injection Engine


Water injection engine ini adalah metode penghematan bahan bakar/ BBM mobil dengan metode penyemprotan air.

Metode penyemprotan air ini dapat meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar dengan cukup baik.

Bahkan pada mobil seperti mobil BMW sudah langsung otomatis dilengkapi oleh fitur ini saat keluar dari pabrik.

Suplier autopart terbesar di dunia Bosch, mengatakan bahwa bahkan mesin bensin yang advance sekalipun mengalami pemborosan bahan bakar 1/5 dari tangki.

Metode penyemprotan air ini untuk mendinginkan ruang pembakaran yang nantinya mampu menampung lebih banyak udara didalamnya, sehingga pada akhirnya performa pembakaran pun akan lebih baik.

Nah, untuk efisiensi bahan bakar terjadi karena dengan jumlah bahan bakar yang sama, mesin mampu menghasilkan pembakaran yang jauh lebih effisien, sebab udara yang terkompres lebih banyak karena lebih padat.

Water injection engine ini mulai diaplikasikan pada mobil BMW M4 GTS, sekarang Bosch mulai melakukan pemasangan pada mobil kecil dengan 4 bahkan 3 silinder.

Akan tetapi, untuk Anda ketahui bahwa metode ini memang mampu menghemat bahan bakar secara signifikan, namun jika digunakan dalam waktu jangka panjang, akan menyebabkan karat yang terjadi di saluran intake.

Sehingga pemeriksaan secara reguler perlu untuk dilakukan.

Baca: Penyebab Air Radiator Karatan dan Cara Mengatasinya

4. ECU Remapping / Tuning


Metode yang satu ini (ECU Remapping/ Tuning) adalah dengan melakukan kalibrasi atau menyetting ulang data ECU standar mobil bawaan pabrik.

Adapun Remapping ECU, atau men tuning ulang ECU ini sering dilakukan dengan tujuan yang bervariasi.

Ada yang ingin menambah tenaga atau torsi agar mobil bisa dipakai ngebut dan ngacir, dan ada juga yang bertujuan untuk mengefisienkan penggunaan bahan bakar.

ECU standard pabrikan biasanya menyimpan banyak sekali "potensi tersembunyi" yang tidak terlihat secara langsung.

Sebab mobil dari pabrik dibuat untuk dapat dipakai sebisa mungkin disegala macam medan dan segala jenis cara berkendara penggunanya.

Sebagai contoh, ketika mobil mengeluarkan merek/ brand mobil tipe terbaru Facelift, biasanya ditambahkan kata sport/ performance dengan tenaga lebih tinggi dari versi sebelumnya.

Padahal mesin yang digunakan masih sama. Nah, disinilah letak rahasianya.

5. Accessory Drive Modification


Metode menghemat penggunaan bahan bakar minyak pada mobil berikutnya adalah Accessory Drive Modification.

Yakni, memodifikasi drive aksesoris terutama puli yang mentransfer power dari mesin yang dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar serta performance mesin.

Drive aksesoris ini terletak pada bagian luar mesin.

Meskipun alat ini letaknya diluar mesin, ia mendorong pompa bahan bakar, alternator, power steering pump, water pump dan kompressor AC.

Power untuk drive aksesori diambil dari poros pusat yang menghubungkan bagian turbin dan kompressor mesin.

6. Fuel / Oil Additive


Rata-rata toko sparepart dan bengkel mobil pasti memajang produk ini pada rak display mereka.

Baik itu dalam kemasan botol, kaleng, maupun karton packing.

Penggunaan alat ini sangatlah mudah, yakni cukup dengan menuangkan liquid ke dalam tangki bahan bakar saat pengisian, dan efeknya dapat langsung Anda rasakan.

Namun, walaupun tergolong mudah dan tidak ribet, tidak semua fuel dan oil enchancement ini bekerja seperti apa yang diiklankan.

Karena saat ini, ada banyak sekali produk-produk imitasi/ tiruan sejenis dari liquid ini.

Beberapa additive memang benar-benar memberikan hasil yang memuaskan, karena itu, pastikan untuk memilih Fuel Additive dari Brand atau Merek yang terpercaya.

7. Minicon Voltage Stabilizer


Cara kerja Minicon Voltage Stabilizer ini langsung memberikan pengaruh pada busi, yang terlibat pada saat proses pembakaran, sehingga busi mendapatkan aliran arus listrik dari aki secara optimal.

Ketika performas aki kurang stabil, maka pembakaran juga otomatis jadi tidak maksimal, yang disebabkan oleh arus dari busi tidak maksimal.

Sehingga menyebabkan bahan bakar minyak tidak terkonsumsi secara maksimal, malahan banyak yang terbuang sebagai gas emisi lewat knalpot.

Misalnya bensin masuk 100%, jika performa busi kurang baik, misalnya hanya 80% saja yang terbakar di dalam mesin.

Yang 20% lainnya akan menjadi emisi atau gas buang.

Nah, Minicon Voltage Stabilizer inilah yang memastikan 100% bahan bakar mobil Anda dapat menjadi tenaga yang digunakan oleh mobil.

Baca: Tips Mudik Aman dengan Mobil Pribadi

Keunggulan lain Minicon ini adalah multifungsi 3-in-1, yakni:
  • Sebagai Voltage Stabilizer, 
  • Sebagai Battery Doctor System atau sistem pengecekan aki instan tanpa perlu dibawa ke bengkel, untuk mengetahui apakah kondisi aki masih baik atau tidak.
  • Sebagai Interference Reducer System atau mereduksi noise dari mesin dan alat elektronik dalam mobil agar mobil lebih kedap dan nyaman. 
Namun, rata-rata produk yang ada dipasaran hanya memiliki fungsi volt-stabilizer saja.

Voltage Stabilizer adalah salah satu solusi yang cukup murah, karena itu banyak beredar merek abal-abal, terutama keluaran Cina yang mencoba meniru.

Sehingga yang terjadi Aki menajdi cepat overheat, sedangkan Teknologi Minicon yang sudah dipatenkan oleh Jepang pemakaian langsung dicolok ke lighter didalam mobil.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Ingin Mudik tapi Hemat BBM? Gunakan 7 Alat Penghemat BBM Terbaik Berikut Ini"

Posting Komentar

kredit

simulasi kredit

cloud hosting terbaik

cloud hosting terbaik di indonesia

advokat